
dirimu mungkin udara
hanya lewat dan tidak tersentuh hatiku
Tapi tahukah kamu….
Aku tidak menuntut jiwa ataupun tubuhmu....
karena aku pasti akan menyatu dlam sukmamu
Walau Kau sembunyikan wajah-Mu
Jauh daripada pandangan mata
tak ada lagi yang dapat dirahasiakan yg tersimpan pada kerasnya angin
tanah telah merubah menjadikan humus
dan dari mulut anak-anak itu, kata akan menjelma Kitab Suci
namun sampai kapan membujuk langkah agar tak melewatkan duka yang patuh
menuju hulu waktu....
tapi selalu ingin kusampaikan pada hati
Kalau diri Masih mentah menilai kehendak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar